Apakah Kartu ATM BRI, BCA, Mandiri, BNI Lama Masih Bisa Digunakan?

Apa Kartu ATM BRI BCA Berdikari BNI Lama Masih Dapat Dipakai? Seperti sudah kita kenali jika kartu atm magnetic stripe yang awalnya kita pakai itu rupanya simpan kekurangan hingga banyak kasus pembobolan kartu ATM, khususnya kartu ATM BRI yang saat itu sempat ramai informasinya.

Banyak nasabah sebagai korban skimming, saldo ATM tau-tau menyusut, walau sebenarnya mereka tidak lakukan transaksi bisnis.

Sesudah dilihat selanjutnya, rupanya benar ada kasus skimming yang bikin rugi nasabah karena uang di rekening tabungan mereka mendadak lenyap.

Karena kekurangan dari kartu atm magnetic stripe ini karena itu selanjutnya digantilah jadi kartu ATM chip yang semakin aman.

Meski begitu, rupanya ada banyak nasabah bank BRI, Berdikari, BCA, BNI dan yang lain yang memakai kartu ATM lama.

Mereka belum menukar ke kartu ATM terkini yang menggunakan CHIP.

Apa Kartu ATM Lama Masih Dapat Dipakai?

Bank Indonesia sendiri sudah keluarkan Surat Selebaran nomor 17/52/DKSP yang atur mengenai Implikasi Standard Nasional Tehnologi Chip untuk Kartu ATM dan/atau Kartu Debit.

Pada dasarnya, BI mengharuskan tiap Bank supaya menukar kartu ATM lama ke kartu ATM baru dengan standard menggunakan Chip.

Batasan waktunya ialah sampai tahun akhir 2021.

Dengan begitu, pada tahun 2022, semua kartu ATM harusnya menggunakan chip.

Kartu ATM Lama yang tidak menggunakan chip tidak bisa dipakai kembali.

Nach, bila kamu saat ini belum juga menggunakan kartu ATM Chip, selekasnya tiba ke kantor cabang bank paling dekat dan melakukan perubahan ya.

Berbeda Bank Berbeda Peraturan

Masing-masing bank punyai peraturan sendiri berkaitan pergantian kartu ATM lama ke yang baru.

Bank Berdikari misalnya, memberitahu ke nasabahnya tanggal demikian kartu ATM akan dikunci karena harusnya menukar kartu CHIP.

Bila melalui tanggal itu tidak tukar kartu, karena itu kartu ATM Mandir lama tidak dapat dipakai kembali.

Dikunci.

Karena itu nasabah harus menukar kartu.

Nach, saat sebelum kartu ATM dikunci, karena itu cepatlah saja tiba ke kantor cabang menukar kartu ATM lama.

Semua kartu ATM nanti harus gunakan chip.

So, tidak perlu menahan-nahan, jika benar ada waktu untuk tukar kartu ATM.

Kartu ATM BRI yang Harus Ditukar

Beberapa macam kartu ATM yang perlu ditukar, baik itu BRI, BCA, Berdikari, BNI, dan bank lain, salah satunya:

Kartu ATM magnetic stripe lama

Kartu atm lama harus ditukar ke kartu baru.

Kaau tidak, yang akan datang akan dikunci oleh bank.

Nasabah diharuskan menggantinya dengan kartu atm berchip.

Untuk nasabah yang ingin tukar kartu ATM, tiba ke kantor cabang masing-masing bank dengan bawa buku tabungan, KTP dan kartu atm lama.

Bila kartu atm lama lenyap, harus bawa surat info kehilangan dari kepolisian.

Kartu ATM kedaluwarsa

Kartu ATM umumnya mempunyai masa aktif lima tahun.

Tanggal kedaluwarsa kartu ATM tercantum di kartu.

Ada tulisan masa aktif sampai bulan dan tahun berapakah di sana.

Saat sebelum periode kedaluwarsa habis, selekasnya tukar kartu ATM lama ke terkini.

Dengan begitu, tidak ada permasalahan ketika akan transaksi bisnis dengan kartu ATM kamu.

Kartu ATM hancur atau lenyap

Kartu ATM yang hancur, misalnya patah, pecah, harus ditukar dengan kartu baru.

Bila tidak, dapat mengakibatkan kartu ATM ketelan.

Demikian pula dengan kartu ATM yang lenyap.

Bila kartu ATM lenyap atau ketelan, yakinkan untuk selekasnya memblok kartu itu.

Kemudian baru kerjakan penggantian kartu ATM baru.

Itu beberapa keadaan di mana kartu ATM harus ditukar sama yang baru.

Ketidaksamaan ATM Chip dan Magnetic

Sesudah tahu, Apa Kartu ATM BRI, BCA, Berdikari, BNI Lama Masih Dapat Dipakai, informasi penting yang lain yang penting kamu ketahui ialah ketidaksamaan ATM chip dan magnetic.

Beberapa bedanya seperti berikut:

Dari sisi penampilan

Kartu ATM chip punyai penampilan berlainan pada bagian belakang dibanding dengan kartu ATM lama yang memakai magnetic stripe.

Untuk kartu ATM Chip, kita akan menyaksikan sebuah chip tertancap pada bagian depan kartu.

Dan di ATM lama, kita cuman menyaksikan skema garis hitam memanjang pada bagian belakang kartu, dan tidak menemui chip tertancap di situ.

Dari sisi keamananan

Kartu ATM berbasiskan chip dipandang semakin aman saat dipakai.

Data yang berada di dalamnya tidak gampang digandakan.

Penyebabnya, data yang diletakkan dapat banyak dalam chip yang mempunyai CPU, memory, mekanisme operasi, program, dan peranan kriptografi.

Disamping itu, orisinalitas kartu ATM chip dapat ditegaskan dengan sistem Off-line CAM dan Online CAM.

Link Terkait:

kemenaglangkat.id
rwblog.id
kukar.id
rumussoal.com